Di dalam sebuah rumah yang tenang, kisah antara seorang anak perempuan dan ayahnya bermula. Setiap hari, ia pulang ke rumah, menyapa ayahnya dengan penuh kehangatan, dan berjanji untuk bekerja sama dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Namun, kehidupan yang seimbang itu mulai berubah ketika ayahnya, yang biasanya tinggal di rumah, terus-menerus mengganggu ketenangannya. Ia tidak hanya menyulitkan kehidupannya dengan cara hidup yang tidak teratur, tetapi juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang tidak menyenangkan, seperti makan di kamar, mengganti pakaian dengan sembarangan, dan bahkan melakukan hal-hal yang membuatnya merasa tidak nyaman.
Ketegangan semakin meningkat ketika ia mulai merasakan kehadiran seseorang yang baru, seorang lelaki yang datang ke rumahnya. Dari sana, hubungan antara ayah dan anak perempuan mulai berubah. Ia mulai memperhatikan ayahnya dengan cara yang berbeda, bahkan sampai ke titik ia memutuskan untuk mengambil langkah lebih jauh, seperti membeli obat yang membuatnya merasa lebih berani menghadapi ayahnya. Dengan keberanian itu, ia mulai menggoda ayahnya, bahkan sampai ke titik ia merasakan kebahagiaan yang tak terkira setiap kali ia melihat ayahnya merasa senang.
Kebersamaan mereka pun semakin hangat, hingga ia merasa bahwa kehidupan barunya ini adalah kebahagiaan terbesar yang pernah ia alami. Dari kebiasaan yang biasa menjadi kehidupan yang penuh makna, ia merasakan bahwa setiap hari adalah awal dari kebahagiaan baru. Ia pun mulai menantikan setiap hari, karena ia tahu, hari-hari itu akan membawanya ke dunia baru, penuh kehangatan dan kebahagiaan.